Mahasiswa KKN-IK IAIN KUDUS di Ds. Sinomwidodo Bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Dalam Pelatihan Membuat Kue dan Pendampingan Kelas Ibu Hamil

Sinomwidodo
Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus di Desa Sinomwidodo yang terdiri dari 2 Mahasiswa yaitu Fahrul Rozi dari Prodi PAI dan Karunia Dwi Susanti dari Prodi Tadris IPA melakukan pendampingan kegiatan Pelatihan Membuat Kue Tradisional bersama Tim Penggerak PKK Desa Sinomwidodo dan pendampingan Kelas Ibu hamil. Kegiatan ini dimulai dari pukul 07.00-11.00 yang diikuti kurang lebih 21 ibu-ibu PKK.
“Kegiatan Pelatihan Membuat Kue Tradisional ini merupakan program kerja 3 yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Desa Sinomwidodo. Alhamdulillah, hari ini terlaksana 2 program kerja dari PKK, yaitu program kerja 3 berupa pelatihan pembuatan kue tradisional dan program kerja 4 berupa pelayanan kesehatan Kelas Ibu Hamil.” tutur Ny. Suharto selaku wakil ketua PKK.

Kegiatan ini merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh PKK, dimana setiap bulannya akan dilaksanakan kegiatan rutin 2 kali pertemuan untuk membahas dan pelaksanaan progja-progja yang telah direncanakan.
Pertemuan rutin di laksanakan setiap tanggal 10 untuk pengurus dan tanggal 20 untuk semua anggota yang terdiri Rt,Rw, dan desa wisma berupa kegiatan dan bersifat resmi.
Untuk kegiatan pertama selama pandemi ini, PKK melaksanakan pelatihan membuat kue dengan kegiatan berupa pengenalan alat dan bahan, proses pembuatan, dan pengemasan.
Sedangkan untuk kegiatan program kerja 4 (Kelas Ibu Hamil) berupa kegiatan pemeriksaan, penimbangan berat badan, tinggi badan, umur kandungan, senam ibu hamil, penyampaian materi, dan PMT.
“Untuk kegiatan Kelas Ibu hamil dilaksanakan rutin setiap tanggal 20, dengan kegiatan seperti pemeriksaan kandungan, umur kandungan, berat badan, tinggi badan, senam ibu hamil, materi, dan PMT” tutur Bidan Erna selaku Bidan Desa Sinomwidodo.
Untuk pembagian materi dalam kelas ibu hamil dibagi menjadi 4 kelas, yaitu:
Kelas 1 membahas tentang menjaga kehamilan pada usia kehamilan 1-4 bulan yang masih rentan.
Kelas 2 tentang tanda persalinan dan antisipasi bahaya ketika persalinan.
Kelas 3 tentang kelahiran bayi
Kelas 4 atau kelas tambahan tentang perawatan bayi, pijat bayi, dan perawatan untuk balita serta penyuluhan.
“Pada pertemuan kali ini materi tentang Kelas 2, materi ini ditujukan agar para ibu hamil memahami kondisi dan tidak serta merta panik ketika terjadi sesuatu, sehingga para ibu hamil mampu mengantisipasi dengan ilmu dan pemahaman-pemahaman yang telah dipelajari selama kegiatan Kelas Bumil” tutur Susi selaku kader posyandu.

Beberapa Program Kerja dari Tim penggerak PKK Desa Sinomwidodo ini antara lain:
1. Program kerja 1 yaitu Kemasyatakatan kegiatan berupa pengajian yang akan dilaksanakan pada Hari Senin, 20 September 2021.
2. Program kerja 2 melalui UP2K berupa santunan untuk anak TK Dharma Wanita, untuk pelaksanaannya belum dibahas lebih dalam, namun rencananya akan dilakukan diakhir bulan September ini.
3. Program kerja 3 terkait pangan, sandang, dan perumahan yang dikemas dalam kegiatan pelatihan membuat kue.
4. Program kerja 4 terkait kesehatan dengan kegiatan kelas atau pertemuan ibu hamil.
Pelaksanaan program kerja 1,2,3, dan 4 tidak dilaksanakan secara berurutan, melainkan dilaksanakan secara fleksibel menyesuaikan kondisi dan situasi. Terlebih lagi, kegiatan PKK baru aktif kembali setelah hampir 2 tahun dipending karena pandemi.

Penulis: Karunia Dwi Susanti dan Fahrul Rozi (Tim KKN-IK 2021 Desa Sinomwidodo)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan