Mahasiswa KKN Di Desa Sinomwidodo Bersinergi Bersama dengan Tim Penggerak PKK Dalam Upaya Meningkatkan Literasi Bidang Keagamaan.

Sinomwidodo-

Setelah menunda berkegiatan selama hampir 2 tahun, Tim Penggerak PKK Desa Sinomwidodo mulai aktif berkegiatan kembali. Pada kesempatan kali ini, Mahasiswa KKN di Desa Sinomwidodo yang terdiri dari 2 Mahasiswa IAIN KUDUS dan 5 Mahasiswa UMK bersinergi bersama dengan Tim Penggerak PKK Desa Sinomwidodo pada bidang Literasi Beragama. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk pengaplikasian progja tim penggerak PKK pada bidang kemasyarakatan yang dikemas dengan kegiatan Pengajian dengan mengangkat tema “Bersama Masyarakat Kita Tingkatkan Iman dan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa” . Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 orang, yang terdiri dari anggota Tim Penggerak PKK dan tamu undangan.


Dalam sambutanya, Pak Kades selaku Kepala Desa berpesan agar tim penggerak PKK mampu menjadi teladan yang baik untuk masyarakat sekitar, khususnya untuk seluruh ibu-ibu yang ada di Desa Sinomwidodo. Maka dari itu, antara tim penggerak, perangkat desa, dan masyarkat harus bersinergi, saling membantu, bergotong royong, saling mengisi kekurangan, dan tetap menjaga kekompakan, bersama untuk mewujudkan Sinomwidodo yang lebih baik dan solid. Sejalan dengan pesan Bapak Rakimin, sebelum menyampaikan tausiyah Bapak H. Muqorobin juga menyampaikan motivasi dan pengalaman beliau selama berkecimpung diranah Perangkat Desa. “Alhamdulillah saya sudah banyak pengalaman terkiat PKK, sudah 31 tahun saya melihat perkembangan PKK. Dimana dulu seingat saya PKK itu (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) dimana pembinaan dapat disimpulkan bahwa dari yang belum tau arahnya kemudian diarahkan, yang belum baik diarahkan dengan memberi pembinaan. Kalau sekarang istilahnya “Pemberdayaan” Semua yang sudah baik maupun masih buruk tanpa terkecuali semuanya diberdayakan, semuanya dipersiapkan dan diikutsertakan untuk mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan. Serta yang perlu diingat pesan dari pak kades, bahwa tim penggerak PKK harus mampu menjadi contoh yang baik untuk masyarakat”, tutur Bapak H. Muqorobin sebelum menyampaikan tausiyahnya.


Kegiatan pengajian ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi dalam bidang keagamaan, khususnya peranan orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Dimana beberapa point yang disampaikan terkait peranan seorang ibu, baik sebagai ibu rumah tangga, sebagai ibu untuk anak-anaknya, dan peranan di masyarakat.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan