Demi Mencegah Penyebaran Covid-19, Mahasiswa Undip Ciptakan Alat Cuci Tangan Otomatis dan Website Monitoring Penyebaran Covid-19 di Desa Sinomwidodo

Pati (8/8/2020), Di tengah pandemi Covid-19 ini, Universitas Diponegoro tetap menjalankan program KKN dengan nama KKN Pulang Kampung yang dilaksanakan di kampung halaman mahasiswa masing-masing.  Tema yang diangkat kali ini yaitu Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Meskipun kasus pandemi Covid-19 ini sudah berjalan kurang lebih 5 bulan, tetapi penambahan kasus Covid-19 di Indonesia sendiri semakin hari semakin bertambah. Total kasus pnademi di Indonesia per 8 Agustus 2020 mencapai 123.503 orang positif, 79.306 sembuh dan 5.658 orang dinyatakan meninggal. Untuk wilayah yang paling banyak terdampak pandemi ini yaitu provinsi Jawa Timur.

Salah satu upaya untuk mencegah penularan covid-19 yaitu dengan cara sering mencuci tangan. Tangan merupakan sumber penularan virus sehingga kita harus bisa menjaga kebersihan. Berawal dari permasalahan tersebut, mahasiswa Undip yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati dapat menuangkan idenya dengan membuat alat cuci tangan otomatis dengan sensor infrared. Alat cuci otomatis ini menggunakan sensor infrared sehingga dapat mendeteksi benda yang bergerak. Untuk penggunaannya sangat mudah yaitu tinggal meletakkan tangan kita dekat dengan keran maka handsanitizer akan otomatis keluar dan akan otomatis berhenti jika tangan kita menjauhi keran tersebut. Untuk pemasangan alatnya yaitu ditempatkan di warung-warung yang masih digunakan banyak orang berkumpul, agar setiap pengunjung yang datang ke warung tersebut dapat mencuci tangan terlebih dahulu.

“Alat ini sangat efektif untuk mencuci tangan karena lebih praktis yaitu tinggal meletakkan tangan kita dekat dengan keran dan otomatis handsanitizer akan keluar” kata Rizky yang merupakan salah satu pengunjung di warung tersebut. Alat ini sangat dibutuhkan pada masa pandemi ini, karena dapat mengindari kontak langsung tangan dengan alat tersebut, sehingga dapat menurunkan risiko penyebaran Covid-19.

Pemasangan Alat Cuci Otomatis di Warung

Disamping membuat alat cuci tangan otomatis, mahasiswa tersebut juga membuat website tentang penyebaran Covid-19 di desa tersebut. Di dalam website ini terdapat informasi singkat tentang profil desa Sinomwidodo, kemudian terdapat peta persebaran Covid-19 untuk monitoring penyebaran virus ini di desa Sinomwidodo. Untuk data penyebaran virus tersebut dapat diupdate setiap hari sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh data terbaru penyebaran Covid-19 di desa tersebut. Di dalam website ini juga terdapat informasi pengetahuan seputar Covid-19 yaitu bagaimana cara virus ini menular dan cara mengatasinya virus tersebut.

Tampilan Utama Website

Dengan berjalannya kedua program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar untuk selalu mencuci tangan dan selalu menerapkan protokol kesehatan saat pergi ke luar rumah. Untuk melihat data persebaran Covid-19 dapat dapat diakses melalui https://covid19sinomwidodo.000webhostapp.com/. Website ini bermanfaat bagi warga untuk memperoleh informasi terkini tentang penyebaran Covid-19 di desa Sinomwidodo. Selain itu, website ini juga dapat berguna untuk memperkenalkan desa Sinomwidodo ke masyarakat luar yang ingin tahu tentang desa ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan